pipa hdpe standart sni

Kenali Lebih Jauh Tentang Apa Itu Pipa Hdpe

Pipa HDPE – Pengertian, Manfaat, dan Jenis

Pipa HDPE – Varian pipa baru HDPE mulai banyak diterapkan untuk keperluan rumah tangga, baik instalasi pipa air maupun pipa gas. Apa itu pipa HDPE? Apa manfaatnya? Apa saja jenisnya?

Pengertian Pipa HDPE

Pipa HDPE merupakan produk pipa plastik varian baru yang mampu menahan tekanan lebih besar dibandingkan varian pipa lainnya. Tingkat tekanan pada pipa HDPE dikodekan dengan kode PN (Pressure Nominal), yang selalu diikuti angka di bagian belakangnya. Hal ini untuk menunjukkan besaran tekanan yang mampu diterima pipa. Contohnya, pipa HDPE dengan PN 6,3 berarti pipa mampu menahan tekanan sebesar 6,3 x 100 kpa (630 kpa = 6,3 bar).

Nama HDPE, akronim dari High Density Polyethylene, diambil dari nama bahan baku pipa ini yang dalam bahasa sehari-hari disebut plastik (Polietilena). Meskipun berbahan plastik, kualitas pipa HDPE berbeda dengan varian pipa lainnya. Ia memiliki kualitas standar food grade, sehingga aman untuk digunakan sebagai pipa air karena tidak mudah rusak, lumutan, dan lebih penting tidak mengkontaminasi air itu sendiri. Hal inilah yang membuat pipa ini cocok dan sangat direkomendasikan untuk digunakan sebagai pipa saluran air bersih bertekanan.

Kemampuan pipa HDPE sangat baik – antikarat, tahan lama, tak mudah rusak. Selain itu, kefleksibelannya membuat pipa HDPE bisa diterapkan dimanapun di wilayah Indonesia.

Manfaat Pipa HDPE

Harga pipa HDPE lebih tinggi dibandingkan harga pipa lainnya. Hal itu wajar karena memang sebanding dengan kualitasnya. Maklumlah, Pipa HDPE hadir untuk mengisi kebutuhan akan pipa berkualitas terbaik.

Pipa HDPE memiliki fungsi utama sebagai pipa saluran air bersih rumah tangga. Walaupun begitu, pipa HDPE juga dimanfaatkan untuk keperluan lainnya, seperti saluran air limbah, saluran air hujan buangan, saluran air sanitasi, dan jaringan pipa bawah air.

Jenis-jenis Pipa HDPE

Pipa HDPE memiliki tiga jenis yang didasarkan pada kemasan produknya, kebutuhan pemakaiannya, dan kebutuhan kemampuannya menahan tekanan. Berikut penjelasan masing-masing ketiga jenis pipa HDPE, antara lain:

1. Pipa HDPE Berdasarkan Tekanannya

Jenis pipa HDPE yang didasarkan pada tekanan ditandai dengan

Umumnya, jenis pipa HDPE berdasarkan tekanan terbagi menjadi 5, antara lain: Pipa PN 6,3, pipa PN 8, pipa PN 10, pipa PN 12,5, dan pipa PN 16.

2. Pipa HDPE Berdasarkan Kemasannya

Jika didasarkan pada kemasannya, jenis pipa HDPE memiliki dua bentuk – batang dan rol (coil). Pipa HDPE batang tersedia dalam ukuran 0,5 inch sampai 24 inch – beberapa merek ada yang menyediakan sampai 30 inch. Dimana ukuran panjangnya mulai dari 5,8 meter sampai 12 meter.

Sementara itu, pipa HDPE rol tersedia hanya dalam ukuran 4 inch ke bawah. Hal ini untuk mengatasi keterbatasan besaran gulungan. Umumnya, kemasan rol memiliki panjang rata-rata 50 meter, tapi tidak menutup kemungkinan bisa lebih dari itu.

3. Pipa HDPE Berdasarkan Penggunaanya

Jenis pipa HDPE yang didasarkan pada penggunaannya memiliki tiga tipe, yaitu: saluran air bersih, saluran gas, dan selongsong / pelindung kabel.

Pipa HDPE untuk saluran air bersih umumnya memiliki warna dominan hitam dengan ukuran 0,5 inch sampai 24 inch. Sedangkan untuk penggunaan saluran gas, pipa HDPE memiliki warna dominan kuning. Dan untuk penggunaan sebagai selongsong atau pelindung kabel, pipa HDPE tersedia dalam panjang 100 meter per rol.

Untuk saat ini, pipa HDPE diproduksi oleh 7 pabrikan yang sudah memiliki standar SNI (Standar Nasional Indonesia). Dimana semua produk yang dikeluarkan 7 pabrikan tersebut telah didistribusikan melalui jalur distributor pipa HDPE dengan harga retail maupun eceran.

Leave A Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *